Transportasi Indonesia | Ketika mempertimbangkan pembelian mobil listrik, salah satu faktor yang kerap menjadi perhatian utama adalah jarak tempuh dalam satu kali pengisian daya. Aspek ini berpengaruh terhadap fleksibilitas dan kenyamanan pengguna dalam berkendara, terutama di tengah keterbatasan infrastruktur pengisian daya. BYD Atto 1, yang diluncurkan di Indonesia pada 23 Juli 2025, hadir dengan dua pilihan varian yang menawarkan jarak tempuh berbeda.
Varian pertama, Atto 1 Dynamic, menggunakan baterai berkapasitas 30,08 kWh. Sementara varian Premium dilengkapi dengan baterai lebih besar, yaitu 38,88 kWh. Perbedaan kapasitas ini berdampak pada performa jarak tempuh keduanya.
Berdasarkan metode uji NEDC (New European Driving Cycle), Atto 1 Dynamic diklaim mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer, sedangkan Atto 1 Premium mencapai hingga 380 kilometer. Selisih 80 kilometer tersebut dapat menjadi pertimbangan penting, khususnya bagi pengguna yang rutin melakukan perjalanan jarak menengah hingga jauh.
Dengan jarak tempuh 300 km, Atto 1 Dynamic dinilai cukup untuk kebutuhan harian di perkotaan. Namun, bagi pengguna yang lebih sering bepergian ke luar kota atau ingin mengurangi frekuensi pengisian daya, varian Premium bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai.
Selain perbedaan jarak tempuh, konsumen juga dapat mempertimbangkan faktor lain seperti harga, fitur tambahan, dan pola penggunaan sehari-hari. Pada akhirnya, pemilihan antara dua varian ini kembali pada kebutuhan individu serta kenyamanan masing-masing pengguna dalam mengoperasikan kendaraan listrik.
Dengan hadirnya dua opsi ini, BYD memberikan alternatif yang dapat disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.