Pertamina dan Petronas Siapkan Investasi US$16,9 Juta

Pertamina dan Petronas Siapkan Investasi US$16,9 Juta
Penandatanganan FOA dalam Kontrak Bagi Hasil Bobara antara Pertamina dan Petronas.

Transportasi Indonesia | PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mengumumkan penandatanganan Farm Out Agreement (FOA) dengan Petroliam Nasional Berhad (Petronas) dan TotalEnergies untuk akuisisi 24,5 persen saham di Blok Bobara. Penandatanganan dilakukan di Kuala Lumpur, Malaysia, bertepatan dengan pelaksanaan KTT ASEAN ke-47, dikutip Senin (10/11/2025).

Dalam keterangan resmi PHE, kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat portofolio bisnis hulu migas Pertamina di kawasan Asia Tenggara. “Kemitraan ini menjadi langkah penting dalam memperluas kegiatan eksplorasi dan meningkatkan cadangan migas nasional,” demikian pernyataan perusahaan.

Blok Bobara terletak di wilayah laut dalam Papua Barat, Indonesia Timur, dengan potensi sumber daya mencapai sekitar 6,8 miliar barel setara minyak (BBOE) berdasarkan hasil kajian awal. Pada tiga tahun pertama, konsorsium sepakat untuk menjalankan komitmen kerja senilai total US$16,92 juta.

Kegiatan awal tersebut mencakup tiga studi geologi dan geofisika (G&G), serta akuisisi dan reprocessing data seismik 3D beresolusi tinggi seluas 2.000 kilometer persegi. Program ini bertujuan memperkuat pemahaman geologi dan potensi cadangan migas di wilayah kerja baru tersebut.

Blok Bobara sendiri ditetapkan sebagai wilayah kerja migas baru melalui Lelang Wilayah Kerja Migas Tahap III Tahun 2023. Petronas sebelumnya telah menandatangani pengelolaan blok ini secara resmi dalam ajang The 48th IPA Convention tahun 2024.

Melalui akuisisi ini, PHE bersama TotalEnergies bergabung dalam struktur kepemilikan Blok Bobara dengan Petronas sebagai operator utama. Sinergi ketiga perusahaan diharapkan dapat mempercepat tahapan eksplorasi sekaligus mendukung target pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional.

#Pertamina

Index

Berita Lainnya

Index