Kongres MTI ke-10 Tetapkan Haris Muhammadun sebagai Ketua Umum Baru

Kongres MTI ke-10 Tetapkan Haris Muhammadun sebagai Ketua Umum Baru
Haris Muhammadun resmi terpilih sebagai Ketua Umum MTI 2025–2028 pada Kongres ke-10 di Kepulauan Riau. MTI rumuskan tiga strategi penguatan transportasi Kepri.

Transportasi Media - Haris Muhammadun resmi menjabat sebagai Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) untuk periode 2025–2028. Penetapan ini dilakukan dalam Kongres MTI ke-10 yang digelar di Kepulauan Riau pada Sabtu (15/11/2025). Selain itu, kongres juga menetapkan Agus Taufik Mulyono sebagai Ketua Majelis Profesi dan Etik MTI untuk periode yang sama.

Sebelumnya, Haris menjabat sebagai Sekretaris Jenderal MTI masa bakti 2024–2025 di bawah kepemimpinan Tory Damanto. Terpilihnya Haris menjadi Ketua Umum disebut sebagai kelanjutan dari program dan visi strategis MTI yang telah dirumuskan pada periode sebelumnya.

Salah satu fokus penting MTI adalah percepatan pembangunan sistem transportasi laut berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Dengan posisinya yang strategis, dilintasi sekitar 42 persen arus perdagangan dunia, Kepri dinilai memiliki potensi besar menjadi model nasional dalam pengembangan transportasi maritim yang modern, ramah lingkungan, dan terintegrasi.

MTI mengajukan tiga strategi kebijakan utama untuk mendorong transformasi transportasi di Kepri:

1. Strategi Kebijakan Intermoda

Integrasi transportasi laut, darat, dan udara melalui perencanaan terpadu guna memastikan kelancaran mobilitas di wilayah kepulauan.

2. Strategi Kebijakan Logistik Berbasis Supply Chain

Penguatan rantai pasok internasional untuk memperkuat posisi Kepri sebagai simpul logistik strategis di kawasan Asia Tenggara.

3. Strategi Kebijakan Berkelanjutan

Pengembangan sistem transportasi yang menitikberatkan pada efisiensi, keberlanjutan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan keadilan sosial.

 

Dengan lokasi yang berada pada jalur pelayaran internasional antara Selat Malaka dan Laut Natuna, serta kedekatannya dengan Singapura dan Malaysia, Kepri dinilai memiliki modal kuat untuk menjadi gerbang utama Indonesia dalam perdagangan, logistik, dan pariwisata internasional.

MTI berharap melalui arah kebijakan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, Kepri dapat memperkuat perannya sebagai pusat transportasi maritim unggulan di Asia Tenggara. (*)

 

 

#Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI)

Index

Berita Lainnya

Index