Transportasi Media — Embraer, salah satu perusahaan kedirgantaraan terkemuka di dunia, resmi merayakan pengiriman pesawat Ipanema ke-1.700. Unit terbaru yang merupakan versi EMB-203 ini akan digunakan untuk penyemprotan berbagai jenis tanaman oleh pelanggan di Imperatriz, Maranhão.
Pesawat Ipanema dikenal sebagai pelopor pesawat pertanian bertenaga etanol, sekaligus menjadi pemimpin penjualan dengan menguasai sekitar 60% pangsa pasar penerbangan pertanian. Kombinasi antara produktivitas tinggi, presisi, efisiensi, serta biaya operasional rendah menjadi alasan utama pesawat ini terus diminati.
“Pengiriman unit ke-1.700 merupakan tonggak penting dalam sejarah Ipanema, yang menjadi simbol produktivitas, efisiensi, biaya operasional rendah, dan keberlanjutan, ” ujar Sany Onofre, pemimpin Divisi Penerbangan Agrikultur Embraer. “Kami bangga melihat kontribusi besar Ipanema bagi perkembangan sektor pertanian selama bertahun-tahun.”
Dalam tiga tahun terakhir, lebih dari 180 unit Ipanema telah terjual. Pesawat ini menawarkan beragam perangkat yang mendukung peningkatan produktivitas dan presisi dengan prinsip keberlanjutan. Berkat kemampuan setara empat sprayer darat berukuran besar, Ipanema mampu menyemprot lebih dari 200 hektare per jam tanpa merusak tanah maupun menyebarkan hama melalui kontak. Efisiensi ini mampu menghasilkan peningkatan hasil panen hingga 15 karung per hektare.
Selain memamerkan Ipanema EMB-203 di berbagai ajang besar, Embraer juga aktif meningkatkan keselamatan penerbangan melalui serangkaian program edukasi di lapangan. Inisiatif ini mencakup inspeksi preventif, praktik aman pada lingkungan pertanian, serta edukasi bagi pilot, mekanik, dan operator. Saat ini, 100% sekolah pelatihan pilot pertanian di Brasil menyertakan sesi khusus dari tim dukungan pelanggan Ipanema, memastikan budaya keselamatan tertanam sejak awal karier para pilot.
Prestasi ini semakin memantapkan posisi Embraer sebagai pemimpin dalam teknologi penerbangan agrikultur yang berkelanjutan dan efisien. (*)