Transportasi Media - PT Pertamina (Persero) terus memperkuat respon kemanusiaan di wilayah Aceh melalui operasi tanggap darurat dengan menyalurkan bantuan logistik serta mengevakuasi pekerja dan keluarga Pertamina Group yang terdampak banjir. Pengiriman bantuan dilakukan setiap hari.
Pada Minggu (30/11), bantuan dikirim melalui empat kali penerbangan menggunakan armada milik anak usaha Pertamina, Pelita Air Service, dari Bandara Internasional Kualanamu Medan menuju Pangkalan Susu dan Rantau di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Pertamina juga berencana menambah frekuensi pengiriman dan memperluas cakupan wilayah distribusi bantuan dalam waktu dekat.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini mencerminkan kesiapsiagaan perusahaan dalam mendukung penanganan bencana.
“Upaya tanggap darurat ini menunjukkan komitmen Pertamina dalam membantu masyarakat di wilayah terdampak dengan menyalurkan bantuan logistik yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Baron.
Ia menjelaskan bahwa paket bantuan mencakup berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat bagi warga terdampak banjir, mulai dari makanan dan perlengkapan bayi serta perempuan, makanan siap saji, peralatan kebutuhan harian, obat-obatan, hingga perlengkapan listrik.
Untuk memastikan mobilisasi bantuan berjalan cepat, Pertamina mengerahkan armada Pelita Air Service menggunakan helikopter Heli B 412 dengan kode PK-PUJ.
Selain pendistribusian bantuan, Pertamina juga melakukan evakuasi terhadap pekerja dan anggota keluarga yang mengalami gangguan kesehatan dan keselamatan akibat banjir di wilayah operasi Pertamina EP Field Pangkalan Susu dan Pertamina EP Field Rantau.
Hari ini, sebanyak 17 orang dijadwalkan dievakuasi oleh Pelita Air menuju Medan guna mendapatkan perawatan dan penanganan lanjutan. “Keselamatan masyarakat dan pekerja kami merupakan prioritas utama. Pertamina memastikan bantuan logistik tiba tepat waktu dan proses evakuasi berjalan aman,” lanjut Baron.
Ia menambahkan bahwa Pertamina terus memonitor perkembangan situasi di lapangan dan menyiagakan tim demi mempercepat penyaluran bantuan serta pemulihan operasional.
Sebagai bagian dari BUMN Energi, Pertamina berkomitmen melakukan langkah cepat dan terukur untuk melindungi keselamatan masyarakat, pekerja, dan memastikan keberlangsungan pasokan energi di wilayah terdampak.
“Pertamina akan dan terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk membantu masyarakat terdampak, agar mendapat perlindungan dan penanganan terbaik. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar dapat mempercepat proses tanggap darurat di wilayah bencana,” pungkas Baron. (*)