AirAsia Gandeng PT Arunika Bumi Lestari Perkuat Konservasi Mangrove Pesisir Indramayu

AirAsia Gandeng PT Arunika Bumi Lestari Perkuat Konservasi Mangrove Pesisir Indramayu
Indonesia AirAsia bersama PT Arunika Bumi Lestari melaksanakan penanaman mangrove di Indramayu sebagai bagian dari program TERA

Transportasi Media - Indonesia AirAsia bersama PT Arunika Bumi Lestari memperkuat komitmen keberlanjutan lingkungan melalui aksi penanaman bibit mangrove di TERA (Take Environmental Regenerative Action) Mangrove Centre, Pantai Tiris, Desa Pabean Ilir, Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini merupakan bagian dari TERA Program Series – Batch 6 yang mengusung tema “Global Aviation – Aksi Mangrove untuk Karbon Biru dan Udara Bersih.”

 

 

Penanaman mangrove ini menjadi salah satu kontribusi nyata Indonesia AirAsia dalam mendukung pengurangan emisi karbon global, khususnya di sektor penerbangan, sekaligus mendukung target Net Zero Emissions. Ekosistem mangrove dikenal memiliki kemampuan tinggi sebagai penyerap karbon alami serta berperan penting dalam melindungi wilayah pesisir dari abrasi dan dampak perubahan iklim.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Indonesia AirAsia, Captain Achmad Sadikin Abdurachman, menegaskan bahwa pelestarian mangrove merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Menurutnya, kolaborasi dengan PT Arunika Bumi Lestari serta dukungan masyarakat setempat menjadi kunci keberhasilan program ini.

“Penanaman mangrove ini adalah bentuk kontribusi nyata Indonesia AirAsia dalam menjaga lingkungan. Ekosistem mangrove tidak hanya menyerap karbon, tetapi juga melindungi kawasan pesisir. Melalui kolaborasi ini, kami berharap manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh lingkungan dan generasi mendatang,” ujar Captain Achmad.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan kelompok tani hutan, masyarakat pesisir, dan perangkat desa dalam menjaga kelestarian mangrove. “Setiap bibit mangrove yang ditanam hari ini adalah oksigen untuk masa depan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Pabean Ilir,” tambahnya.

Selain berfungsi sebagai perlindungan pesisir, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi publik mengenai peran mangrove dalam menjaga keseimbangan ekosistem, menopang kehidupan laut, serta mencegah abrasi. Aksi ini turut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Penerbangan Sipil Internasional, yang menegaskan komitmen industri penerbangan terhadap isu keberlanjutan.

Direktur PT Arunika Bumi Lestari, Chintya Dian Astuti, mengapresiasi keterlibatan Indonesia AirAsia dalam program ini. Menurutnya, dukungan korporasi memiliki peran penting dalam memperkuat gerakan konservasi mangrove sebagai bagian dari upaya karbon biru yang berdampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat pesisir.

Program penanaman mangrove ini tidak hanya berhenti pada proses tanam, tetapi juga mencakup pemeliharaan bibit selama dua tahun untuk memastikan tingkat keberhasilan yang optimal. Selain itu, program ini mendorong pemberdayaan masyarakat melalui edukasi lingkungan, pengembangan UMKM berbasis hasil laut, serta penguatan kapasitas kelompok tani hutan sebagai penjaga utama ekosistem mangrove.

Melalui pendekatan yang mengintegrasikan aspek ekologis dan sosial, Indonesia AirAsia menegaskan komitmennya dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) serta strategi menuju Net Zero Emissions Indonesia 2060, dengan menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan dan komunitas pesisir Indramayu. (*)

#Indonesia AirAsia

Index

Berita Lainnya

Index