InJourney Hospitality Group menyalurkan sebagian hasil perayaan Tahun Baru 2026 untuk korban bencana di Sumatra. Aksi solidaritas digelar serentak di seluruh jaringan hotel.
Transportasi Media - PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality), anak usaha PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, menyalurkan sebagian hasil perayaan Tahun Baru 2026 untuk membantu para korban bencana alam di Sumatra. Langkah ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan akhir tahun yang mengedepankan nilai kepedulian, empati, dan solidaritas sosial.
Mengusung tema “Hadiah Dari Hati, Perjalanan Penuh Arti”, perayaan pergantian tahun dimaknai sebagai momentum refleksi bersama. InJourney Hospitality menggelar kegiatan Moment of Silence dan Doa Bersama bertajuk “Cahaya Untuk Indonesia” secara serentak di seluruh unit hotel yang dikelolanya tepat pada detik pergantian tahun.
Doa Bersama Lintas Agama di Seluruh Hotel
Kegiatan tersebut mengajak para tamu, pemangku kepentingan, talenta pengisi acara, hingga pemuka lintas agama untuk menundukkan hati dan berdoa bagi para korban bencana alam, khususnya di wilayah Sumatra. Suasana khidmat terasa melalui lantunan lagu Ibu Pertiwi, dilanjutkan doa lintas agama, serta penutupan dengan lagu Indonesia Pusaka sebagai simbol persatuan dan nasionalisme.
Moment of silence menjadi simbol kebersamaan dan refleksi, sekaligus pengingat bahwa suka cita pergantian tahun dapat disertai dengan empati terhadap sesama.
Donasi dari Hasil Perayaan Tahun Baru
Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, unit-unit hotel InJourney Hospitality menyalurkan donasi dengan menyisihkan sebagian keuntungan dari perayaan Tahun Baru 2026. Donasi tersebut difokuskan untuk membantu korban bencana alam, khususnya banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.
Di The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, The Heritage Collection, kegiatan refleksi digelar dalam rangkaian acara Seaside Festive Symphony dengan menghadirkan lima pemuka lintas agama. Kedua hotel ini menyalurkan donasi sebesar 3% dari keuntungan acara bagi korban bencana.
Sementara itu, Merusaka Nusa Dua menggelar Moment of Silence dalam perayaan The Great Gatsby Sparkle Night 2026, yang dilanjutkan dengan jamuan makan malam dan hiburan. Donasi serupa juga disalurkan oleh hotel tersebut.
Aksi Serentak di Berbagai Daerah
Rangkaian kegiatan refleksi dan doa bersama juga dilaksanakan di berbagai unit hotel lainnya, seperti Meruorah Komodo Labuan Bajo, The Patra Bali Resort & Villas, Merumatta Senggigi Lombok, hingga The Manohara Hotel Yogyakarta yang menghadirkan enam pemuka lintas agama serta berkolaborasi dengan Human Initiative untuk penggalangan donasi.
Kegiatan serupa turut digelar di Truntum Kuta, Inna Sindhu Beach Hotel, KHAS Pekalongan, serta puluhan unit hotel lain di bawah naungan InJourney Hospitality dengan konsep yang beragam namun tetap mengedepankan nilai empati dan solidaritas sosial.
Komitmen Kepedulian Sosial
Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat, menegaskan bahwa pergantian tahun dimaknai sebagai momentum refleksi yang menempatkan kebersamaan dan kepedulian sosial sebagai inti perayaan.
“Melalui Cahaya Untuk Indonesia, InJourney Hospitality hadir bersama masyarakat melalui doa, kepedulian, dan empati kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam, khususnya di wilayah Sumatra,” ujar Christine.
Ia menambahkan, keterlibatan tamu dan seluruh pemangku kepentingan dalam doa bersama mencerminkan semangat gotong royong yang terus dijaga oleh perusahaan.
Melalui rangkaian perayaan ini, InJourney Hospitality berharap Tahun Baru 2026 menjadi momentum untuk mempererat solidaritas, menumbuhkan empati, serta menghadirkan harapan baru bagi masyarakat Indonesia. (*)