Transportasimedia.com| PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatat peningkatan signifikan angkutan logistik selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Lonjakan volume pengiriman tersebut terutama didorong oleh tingginya pengiriman sepeda motor, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun.
Selama periode layanan Nataru yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI Logistik mengelola pengiriman sebanyak 138.761 koli dengan total volume mencapai lebih dari 3.000 ton. Angka ini tumbuh sekitar 10 persen dibandingkan periode Nataru 2024/2025 yang tercatat sebesar 2.789 ton.
Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, mengungkapkan bahwa pada masa puncak libur akhir tahun, volume pengiriman bahkan meningkat hingga 40 persen dibandingkan hari reguler. Dari keseluruhan layanan ritel, pengiriman sepeda motor menjadi salah satu komoditas utama yang paling diminati masyarakat.
“Pengiriman sepeda motor selama periode Nataru mencapai 1.067 ton, seiring tingginya arus mudik dan pergerakan wisatawan. Selain sepeda motor, pengiriman paket juga tercatat signifikan dengan volume 1.882 ton,” ujar Aniek di Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Aniek menjelaskan, tingginya pengiriman sepeda motor tidak terlepas dari preferensi masyarakat yang memilih moda kereta api untuk perjalanan jarak jauh, namun tetap membutuhkan kendaraan pribadi setibanya di kota tujuan. Layanan logistik kereta menjadi solusi aman dan efisien untuk mengirim kendaraan roda dua tanpa harus digunakan di perjalanan panjang.
Selain itu, kebijakan pembatasan bagasi penumpang kereta api dengan batas maksimal 20 kilogram turut mendorong masyarakat memanfaatkan layanan logistik ritel. Tak hanya sepeda motor, KAI Logistik juga mengelola pengiriman hewan, sepeda, tanaman, barang elektronik, hingga dokumen selama periode libur Nataru.
Dari sisi distribusi, tujuan pengiriman didominasi kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, D.I. Yogyakarta, Semarang, Solo, dan Bandung. Untuk menjaga kelancaran layanan pada periode puncak, KAI Logistik menambah kapasitas angkut hingga 20 ton per hari pada jalur KA Utara dan KA Tengah, serta mengoptimalkan armada trucking dan sistem digital melalui aplikasi KAI Logistik TRAX.
“Kami terus melakukan penguatan operasional agar layanan tetap andal di tengah lonjakan permintaan. Ke depan, KAI Logistik akan terus berinovasi untuk mendukung mobilitas dan distribusi logistik masyarakat, khususnya pada momen dengan kebutuhan tinggi seperti Nataru,” pungkasnya.