Minyak dari Afrika Tiba di Cilacap, Pertamina Kirim 1 Juta Barel ke Tanah Air

Minyak dari Afrika Tiba di Cilacap, Pertamina Kirim 1 Juta Barel ke Tanah Air
Kapal tanker BBM.

Transportasi Indonesia | PT Pertamina (Persero) merealisasikan pengiriman 1 juta barel minyak mentah dari Aljazair, Afrika Utara, ke Indonesia. Pengiriman tersebut ditandai dengan sandarnya kapal tanker MT Spyros di perairan selatan Cilacap untuk proses pembongkaran muatan.

Minyak mentah tersebut berasal dari Wilayah Kerja (WK) migas di Aljazair yang dikelola oleh Pertamina Internasional Eksplorasi & Produksi (PIEP), yang berada di bawah Subholding Upstream Pertamina. Pengapalan ini menjadi bagian dari pemanfaatan produksi hulu luar negeri untuk mendukung kebutuhan pengolahan minyak dalam negeri.

Kapal MT Spyros menempuh pelayaran laut lebih dari satu bulan sejak berangkat pada 24 Desember 2025 sebelum akhirnya bersandar di Cilacap. Saat sandar, kapal terhubung langsung dengan Control Room Refinery Unit (RU) IV Cilacap untuk memastikan proses penerimaan dan pembongkaran minyak mentah berjalan terpantau dan terintegrasi.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan bahwa pengiriman minyak mentah ini merupakan bagian dari kelanjutan operasi Pertamina di Afrika Utara setelah perpanjangan Kontrak Bagi Hasil Produksi Blok 405A yang menjamin keberlanjutan operasi hingga 25 tahun ke depan.

“Bersandarnya kapal yang telah mengarungi samudera sebulan lebih ini menjadi harapan untuk visi ketahanan energi nasional. Ini merupakan bukti nyata Pertamina dalam mewujudkan amanah Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Simon, dikutip pada Sabtu (14/02/2026).

Ia menambahkan, pengapalan minyak mentah tersebut mencerminkan sinergi antar-entitas di lingkungan Pertamina, mulai dari produksi, pengapalan, hingga pengolahan di kilang domestik.

“Sinergi ini telah mampu memperkuat posisi Indonesia di rantai pasok energi global, membuktikan bahwa Indonesia mampu berdiri di kaki sendiri,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, menyatakan bahwa keberhasilan pengiriman minyak mentah ini merupakan hasil kerja seluruh perwira Pertamina yang terlibat dalam proses hulu hingga hilir.

"Seluruh jajaran komisaris akan terus memberikan dukungan untuk mengawal proses di Pertamina hingga minyak mentah ini mampu menjadi produk-produk yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” tegas Iriawan.

#BBM

Index

Berita Lainnya

Index