InJourney Hospitality menghadirkan paket menginap tematik Nyepi 2026 di sejumlah hotel di Bali, menawarkan pengalaman reflektif, budaya autentik, dan layanan hospitality berkelas dunia.
Transportasi Media - Menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh pada 19 Maret 2026, InJourney Hospitality menghadirkan berbagai paket menginap tematik di sejumlah hotel yang dikelolanya di Bali. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman menginap yang tenang, reflektif, serta sarat nilai budaya khas Pulau Dewata.
Rangkaian paket tersebut tersedia di sejumlah properti unggulan, antara lain The Meru Sanur, Bali Beach Hotel The Heritage Collection, Merusaka Nusa Dua, The Patra Bali Resort & Villas, Truntum Kuta, Inna Sindhu Beach Hotel & Resort, dan Inna Bali Heritage Hotel.
Hari Raya Nyepi merupakan perayaan sakral masyarakat Bali yang ditandai dengan penghentian seluruh aktivitas selama 24 jam. Momen ini dimanfaatkan untuk meditasi, introspeksi, dan membangun harmoni dengan alam, sekaligus menjadi pengalaman unik bagi wisatawan untuk menikmati Bali dalam suasana hening dan damai.
Beragam Paket Menginap dan Pengalaman Budaya
Merusaka Nusa Dua menawarkan paket menginap mulai dari Rp2,7 juta per malam, termasuk sarapan untuk dua orang, makan malam khusus Nyepi, serta berbagai fasilitas tambahan seperti potongan harga spa dan layanan makanan dan minuman. Berlokasi di kawasan eksklusif, resort ini menghadirkan suasana yang mendukung refleksi dan relaksasi.
The Patra Bali Resort & Villas menghadirkan paket Sacred Silence Stay dengan harga mulai Rp3,25 juta per malam. Paket ini mencakup makan malam Nyepi, sarapan, layanan antar-jemput bandara, serta pilihan kamar hingga Family Deluxe Suite untuk menunjang kenyamanan selama perayaan berlangsung.
Sementara itu, Truntum Kuta menyediakan paket Sacred Silence selama tiga hari dua malam mulai dari Rp3,45 juta per paket. Fasilitasnya meliputi welcome drink, sarapan harian, makan siang dan makan malam Nyepi, serta pengalaman relaksasi tradisional. Hotel ini juga menghadirkan Ogoh-Ogoh Balinese Dinner pada 18 Maret 2026 dan Silence Day Culinary Offer pada 19 Maret 2026.
Inna Sindhu Beach Hotel & Resort menawarkan paket tiga hari dua malam mulai Rp2,8 juta per paket, termasuk akomodasi dua malam, sarapan, makan siang, dan makan malam. Sementara Inna Bali Heritage Hotel menyediakan paket Nyepi mulai Rp1,5 juta per paket dengan pengalaman menginap bernuansa heritage di pusat Kota Denpasar.
Pengalaman Wellness dan Hospitality Berbasis Budaya
The Meru Sanur memperkenalkan paket Sekala Niskala Escape mulai Rp10,41 juta untuk dua malam, yang mencakup makan malam Nyepi dan berbagai aktivitas wellness berbasis filosofi Bali. Sedangkan Bali Beach Hotel The Heritage Collection menghadirkan paket Silent Escape: Living the Legacy mulai Rp6,61 juta untuk dua malam, dengan pengalaman menginap yang menggabungkan kenyamanan modern dan nilai warisan budaya.
Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan pengalaman hospitality yang terintegrasi dengan budaya lokal.
Ia menyebut Nyepi sebagai momen istimewa yang memberikan kesempatan bagi tamu untuk menemukan keseimbangan, ketenangan, serta refleksi spiritual melalui pengalaman menginap yang autentik dan bermakna.
“Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi kami untuk memperkuat diferensiasi destinasi, meningkatkan value creation, serta mendukung positioning Bali dan Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia yang mengedepankan experiential dan cultural hospitality,” ujarnya.
Dukung Pariwisata Budaya dan Destinasi Kelas Dunia
Periode paket menginap Nyepi ini berlangsung pada 18–20 Maret 2026, dengan berbagai pilihan pengalaman di setiap hotel. Program ini diharapkan dapat memperkuat daya tarik Bali sebagai destinasi wisata budaya dan wellness kelas dunia.
Melalui inisiatif ini, InJourney Hospitality tidak hanya menawarkan akomodasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman mendalam yang menghubungkan tamu dengan nilai spiritual, budaya, dan warisan Indonesia secara autentik. (*)