Hari Literasi Internasional: Hutama Karya Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkelanjutan

Senin, 08 September 2025 | 13:53:10 WIB
PT Hutama Karya (Persero) meluncurkan program HK Peduli Pendidikan untuk memperluas akses pendidikan di Indonesia. Melalui literasi komunitas, beasiswa, hingga pembangunan sarana sekolah, program ini mendukung SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas.

Transportasimedia.com | Bertepatan dengan Hari Literasi Internasional, PT Hutama Karya (Persero) menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan di Indonesia melalui program HK Peduli Pendidikan. Program ini menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN serta mendukung target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-4 tentang pendidikan berkualitas.

Program ini dijalankan lewat tiga pilar utama. Pertama, Literasi Komunitas, melalui Motor Pustaka, Perahu Pustaka, Edu-BP, Pojok Literasi, hingga ATM Buku untuk menghidupkan budaya membaca. Kedua, Beasiswa Pendidikan, termasuk program HK Mengajar yang memperkuat vokasi siswa. Ketiga, Sarana Prasarana Sekolah, berupa rehabilitasi kelas, penyediaan perangkat TIK, perabot belajar, hingga Alat Permainan Edukatif (APE) untuk PAUD.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyampaikan bahwa literasi komunitas seperti Motor Pustaka dan Perahu Pustaka adalah inovasi nyata untuk menjembatani kesenjangan akses pendidikan di wilayah terpencil.

“Inovasi ini adalah upaya kami memastikan anak Indonesia tidak tertinggal dari akses pendidikan dan literasi. Ibarat jalan tol menghubungkan kota dengan kota, pendidikan menghubungkan masa kini dengan masa depan,” ujar Adjib.

Program HK Peduli Pendidikan telah menjangkau ribuan penerima manfaat di berbagai daerah Indonesia. Misalnya, Sugeng Hariyono di Lampung Selatan yang berkeliling desa dengan Motor Pustaka, atau Radmiadi bersama relawan Perahu Pustaka yang membawa buku hingga ke pulau-pulau kecil.

Selain itu, program beasiswa telah mendukung banyak pelajar, termasuk Aulia Ramadhan dari Sumatra Barat yang berhasil melanjutkan studi hingga menjadi anggota Polri. Di beberapa SMK, program HK Mengajar menghadirkan praktisi industri untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa.

Tidak hanya itu, kolaborasi dengan PT Balai Pustaka menghadirkan Perpustakaan Digital Edu-BP di berbagai sekolah, melengkapi pojok literasi sebagai pusat belajar masyarakat. Rehabilitasi ruang kelas, penyediaan laptop, proyektor, hingga dukungan untuk sekolah di kawasan IKN juga menjadi bagian dari komitmen Hutama Karya.

Jejaring kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas literasi, dan anak perusahaan seperti PT Hakaaston (HKA) serta PT HK Infrastruktur (HKI) memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Momentum Hari Literasi Internasional menjadi pengingat penting untuk menjaga konsistensi dan akuntabilitas. Akses pengetahuan yang merata adalah investasi jangka panjang untuk masa depan pendidikan Indonesia,” tutup Adjib. (*)

 

Tags

Terkini