Kolaborasi Saab–Embraer dan AU Brasil Berhasil Uji Pengisian Bahan Bakar Gripen E

Sabtu, 15 November 2025 | 20:34:09 WIB
KC 390 Millennium dan Gripen E sukses menyelesaikan uji sertifikasi pengisian bahan bakar di udara, memperkuat integrasi teknologi Embraer, Saab, dan AU Brasil.

Transportasi Media - Embraer bersama Saab dan Angkatan Udara Brasil (FAB) berhasil merampungkan kampanye uji sertifikasi pengisian bahan bakar di udara (air-to-air refuelling) antara pesawat angkut multiguna KC-390 Millennium dan pesawat tempur generasi terbaru Gripen E.

Uji sertifikasi ini dilaksanakan di fasilitas Embraer di Gavião Peixoto, São Paulo, lokasi Gripen Flight Test Centre. Kampanye pengujian dikoordinasikan oleh Departemen Ilmu dan Teknologi Dirgantara (DCTA) FAB dan melibatkan insinyur serta pilot uji dari Saab, Embraer, dan FAB. Beragam konfigurasi penerbangan, kecepatan, dan ketinggian diuji untuk memastikan presisi pengisian bahan bakar di udara. Sistem fly-by-wire generasi terbaru keduanya berperan besar dalam keberhasilan operasi ini.

Dua Tujuan Utama Uji Sertifikasi

Kampanye pengujian ini mencakup dua verifikasi penting:

  • Kualifikasi Gripen E sebagai penerima bahan bakar udara-ke-udara, memastikan stabilitas, integritas struktural, dan performa pesawat selama pengisian bahan bakar.
  • Pengecekan kompatibilitas kedua pesawat dalam seluruh envelope penerbangan KC-390, termasuk skenario pengisian bahan bakar berkecepatan tinggi pada siang dan malam hari.
  • Keberhasilan ini meningkatkan interoperabilitas KC-390 dan Gripen E, dua aset strategis terbaru dalam armada FAB.

 

Walter Pinto Júnior, Chief Operations Officer Embraer Defense and Security, menyatakan “Pencapaian ini menegaskan kualitas KC-390 sebagai tanker unggulan. Kemampuan multi-mission yang fleksibel memberikan nilai tak tertandingi bagi Angkatan Udara di seluruh dunia.”

Mikael Olsson, Head of Flight Testing Saab, menambahkan, “Uji ini memvalidasi jangkauan operasional baru Gripen E dan memperkuat kemitraan strategis Brasil–Swedia dalam program Gripen global.”

Kolonel Penerbang FAB, George Luiz Guedes de Oliveira, menegaskan keberhasilan kolaborasi lintas negara tersebut. “Pengujian ini adalah bukti kerja sama yang menggabungkan teknologi Swedia, rekayasa Brasil, dan keunggulan operasional FAB.”

Menuju Sertifikasi Internasional

Setelah uji sukses, Otoritas Penerbangan Militer Swedia (SE-MAA) akan meninjau semua data verifikasi sebagai bagian dari proses sertifikasi Gripen E. Tahapan ini akan dilanjutkan oleh proses sertifikasi dari Industrial Promotion and Coordination Institute (IFI) FAB untuk memastikan keduanya memenuhi standar internasional tertinggi.

Kampanye yang diberi nama Operation Samaúma oleh FAB ini melibatkan sekitar 40 personel militer. Pencapaian ini menempatkan Brasil di antara sedikit negara yang mampu mengembangkan, menguji, dan memvalidasi penuh sistem pengisian bahan bakar di udara menggunakan teknologi nasional. (*)

 

Tags

Terkini