OCBC menyetujui dividen Rp1,03 triliun dalam RUPST 2026, mencatat pertumbuhan aset 10% YoY dan transaksi digital Rp1.500 triliun sepanjang 2025.
Transportasi Media - PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di OCBC Tower, Jakarta. Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui sembilan agenda penting, termasuk pembagian dividen dan perubahan susunan pengurus.
Salah satu keputusan utama adalah penetapan penggunaan laba bersih sebesar Rp5,06 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham dibagikan sebagai dividen tunai, setara 20,42% dari laba bersih. Sisanya dialokasikan sebagai cadangan umum dan laba ditahan.
Kinerja keuangan OCBC sepanjang 2025 menunjukkan pertumbuhan positif dengan total aset meningkat 10% secara tahunan (year-on-year/YoY). Presiden Direktur Parwati Surjaudaja menyatakan bahwa pencapaian ini ditopang oleh strategi ekspansi kredit yang selektif, pengelolaan risiko yang disiplin, serta penguatan dana murah (CASA) dan basis nasabah.
“OCBC terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kehati-hatian, dengan fokus pada keberlanjutan jangka panjang di tengah dinamika global,” ujar Parwati.
Di sisi digital, OCBC mencatat lonjakan signifikan. Frekuensi transaksi digital tumbuh 46% YoY, didorong oleh peningkatan pengguna aktif mobile dan internet banking. Nilai transaksi digital sepanjang 2025 mencapai sekitar Rp1.500 triliun.
Selain itu, perusahaan juga memperkuat inovasi produk melalui peluncuran layanan seperti Young NYALA untuk edukasi keuangan generasi muda serta fitur pembayaran nirsentuh berbasis NFC. OCBC juga aktif mendukung pelaku usaha melalui layanan merchant dan forum bisnis internasional.
Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan kembali jajaran komisaris dan direksi, termasuk Parwati Surjaudaja sebagai Presiden Direktur hingga RUPST 2029. Langkah strategis lainnya adalah penguatan peran OCBC sebagai perusahaan induk konglomerasi keuangan guna meningkatkan tata kelola dan sinergi bisnis.
Ke depan, OCBC menargetkan pertumbuhan yang berkelanjutan dengan memperkuat digitalisasi, inovasi produk, serta kolaborasi lintas sektor di tengah tantangan ekonomi global. (*)
