Wahana Artha Group menyalurkan 1.500 paket sembako di Jakarta-Tangerang dan menggelar donor darah sebagai bagian dari program CSR berkelanjutan.
Transportasi Media -Wahana Artha Group (WAG) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan dampak sosial melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan. Pada 8 April 2026, perusahaan menyalurkan sebanyak 1.500 paket sembako kepada masyarakat di 21 titik wilayah Jakarta dan Tangerang.
Distribusi bantuan difokuskan pada area sekitar operasional perusahaan dan jaringan dealer, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam ekosistem bisnis WAG. Program ini terlaksana melalui kolaborasi dengan PT WahanaArtha Ritelindo sebagai bagian dari lini bisnis integrated motorcycle services.

Chief of Corporate Affairs WAG, Michael Soekamto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin memastikan kehadiran perusahaan tidak hanya dirasakan melalui bisnis, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang nyata,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Selain pembagian sembako, WAG juga menggelar kegiatan donor darah yang berlangsung di Gedung Wahana Artha, bekerja sama dengan PMI Jakarta Pusat. Kegiatan ini diikuti oleh 77 karyawan, dengan 53 peserta dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan dan berhasil mendonorkan darah.
Dari kegiatan tersebut, terkumpul 53 kantong darah dengan volume sekitar 350 cc per kantong, yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan medis di berbagai fasilitas kesehatan.
Menurut Michael, program donor darah tidak hanya menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan empati dan solidaritas di lingkungan kerja.
.jpg)
Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif “Sinergi Bagi Negeri” yang menjadi payung program sosial perusahaan. Melalui pendekatan berkelanjutan, Wahana Artha Group berharap dapat terus memberikan kontribusi positif sekaligus memperkuat peran sebagai perusahaan yang bertanggung jawab secara sosial di Indonesia. (*)