Embraer dan Hindalco Industries menandatangani MoU untuk menjajaki peluang bisnis aluminium grade aerospace di India guna mendukung inisiatif Make in India dan memperkuat ekosistem dirgantara lokal.
Transportasi Media - Embraer dan Hindalco Industries Limited resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk menjajaki potensi peluang bisnis aluminium grade aerospace di India.
Kerja sama ini bertujuan melakukan kegiatan eksplorasi guna mengidentifikasi peluang produksi bahan baku aluminium dirgantara yang dapat mendukung inisiatif industri Embraer, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan terhadap program Make in India.
Perkuat Basis Industri Lokal
Executive Vice President Global Procurement and Supply Chain Embraer, Roberto Chaves, menyatakan bahwa kolaborasi ini menegaskan fokus perusahaan dalam mencari mitra lokal yang berpotensi menjadi pemasok strategis.
Menurutnya, langkah ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan basis industri India serta menciptakan nilai jangka panjang di seluruh rantai pasok dirgantara.
Penandatanganan MoU ini juga berlangsung di tengah ekspansi berkelanjutan Embraer di India. Perusahaan secara aktif berdialog dengan pelaku industri dan pemangku kepentingan pemerintah setempat untuk memperluas keterlibatan industrialnya.
Evaluasi Kapabilitas Industri Dirgantara India
Dalam proses evaluasi, Embraer menilai berbagai kapabilitas industri di India, mulai dari perakitan aerostruktur, machining, metal forming, komposit, sistem wiring, hingga pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak.
India dinilai sebagai pasar strategis bagi seluruh unit bisnis Embraer, termasuk penerbangan komersial, jet eksekutif, serta pertahanan dan keamanan.
Saat ini, terdapat 47 pesawat Embraer yang beroperasi di India. Armada tersebut mencakup lima jet VIP Embraer yang dioperasikan pemerintah India serta tiga pesawat EMB 145 AEW “Netra” yang digunakan Angkatan Udara India. (*)
