Transportasi Media — Perusahaan penerbangan global Embraer kembali menegaskan komitmennya terhadap upaya dekarbonisasi pada Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-30 (COP30) yang digelar di Belém, Pará. Sebagai pionir dalam pengembangan teknologi penerbangan berkelanjutan, Embraer hadir dalam tiga sesi panel resmi yang membahas strategi pengurangan emisi dan pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan.
Kepala ESG Embraer, André Tachard, mewakili perusahaan pada rangkaian diskusi tersebut. Panel pertama akan berlangsung pada Sabtu (15/11) pukul 12.30 di Green Zone, dengan tema “From PROBIOQAV to the Decarbonization of the Aviation Sector”. Sesi ini akan menyoroti kebijakan dan inisiatif pengurangan emisi di industri aviasi.
Masih di hari yang sama, Tachard juga dijadwalkan hadir pada panel bertajuk “Multiple Solutions for Transport Decarbonization” yang digelar pukul 16.15 di Blue Zone. Panel ini akan membahas berbagai pendekatan multisektor dalam mempercepat transisi menuju transportasi rendah emisi.
Selain isu mitigasi emisi, Embraer juga menyoroti pentingnya sinergi antara riset akademik dan sektor industri. Hal ini akan dibahas dalam panel “Innovative Universities – Connecting Universities and Companies for Ecological Transformation” yang digelar pukul 15.00 di Blue Zone. Embraer akan memaparkan pengalaman panjangnya dalam membangun kemitraan riset sejak awal pendirian
Partisipasi Embraer di COP30 menjadi bukti lanjutan dari langkah strategis perusahaan dalam mempercepat transformasi ekologis melalui inovasi, pendidikan, dan pengembangan teknologi aviasi berkelanjutan. (*)
