ITDC Rejuvenasi The Nusa Dua, Perkuat Daya Saing Destinasi Kelas Dunia

ITDC Rejuvenasi The Nusa Dua, Perkuat Daya Saing Destinasi Kelas Dunia
ITDC melaksanakan kick-off proyek rejuvenasi The Nusa Dua sebagai bagian dari upaya menjaga relevansi kawasan ikonik ini di kancah pariwisata global. (Dok. ITDC)

ITDC resmi memulai proyek rejuvenasi The Nusa Dua sebagai transformasi terbesar sejak 1973 untuk menghadirkan kawasan pariwisata yang modern, berkelanjutan, dan selaras budaya Bali.

Transportasi Media - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC resmi memulai Kick-off Proyek Rejuvenasi Kawasan The Nusa Dua pada Rabu (28/1). Langkah ini menjadi tonggak transformasi terbesar kawasan tersebut sejak pertama kali dikembangkan pada 1973 atau lebih dari 52 tahun lalu.

Proyek rejuvenasi ini bertujuan menghadirkan The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata yang lebih modern, berkelanjutan, dan adaptif terhadap kebutuhan pariwisata masa kini, tanpa meninggalkan budaya serta kearifan lokal Bali yang menjadi identitas kawasan.

Pelaksana Tugas Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar menyatakan bahwa peremajaan ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk menjaga relevansi dan daya saing The Nusa Dua sebagai destinasi kelas dunia unggulan Indonesia.

Transformasi tersebut tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas tata ruang, fasilitas publik, kenyamanan pengunjung, serta penguatan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Dalam tahap awal, ITDC melakukan peningkatan infrastruktur inti, antara lain overlay jalan sepanjang 3,7 kilometer untuk mendukung kelancaran aktivitas pariwisata dan operasional kawasan. Selain itu, jalur pedestrian sepanjang 7,5 kilometer diremajakan melalui penataan sistem pencahayaan, khususnya pada titik-titik yang sebelumnya belum mendapatkan penerangan optimal, guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan wisatawan pada malam hari.

Akses menuju Peninsula Island juga ditata ulang agar lebih tertib dan representatif. Di sisi lain, ITDC mengembangkan fasilitas pengelolaan sampah berbasis Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dengan luasan hingga 5.000 meter persegi sebagai bagian dari penguatan sistem manajemen lingkungan yang modern dan berkelanjutan.

Peninsula Island menjadi titik awal pelaksanaan rejuvenasi karena perannya sebagai ruang publik sekaligus etalase utama kawasan. Pada tahap pertama, ITDC menata panggung penyelenggaraan event, meremajakan akses menuju Water Blow, serta membangun area wedding untuk memperkuat daya tarik wisata premium The Nusa Dua.

Selain itu, Pulau Nusa Dharma yang selama ini dikenal sebagai area hijau dan tenang, dipersiapkan sebagai wellness island dengan penambahan fasilitas yoga, meditasi, serta berbagai aktivitas kebugaran dan kesehatan lainnya.

ITDC memandang proyek rejuvenasi ini sebagai investasi jangka panjang yang diharapkan mampu menggerakkan perekonomian lokal, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan desa adat. Prosesi adat Ngeruak yang mengiringi kick-off proyek menjadi simbol komitmen ITDC dalam memastikan pembangunan tetap selaras dengan nilai-nilai budaya Bali.

Rejuvenasi Kawasan The Nusa Dua direncanakan berlangsung secara bertahap selama tiga tahun, mulai 2026 hingga 2028. Melalui pembaruan berkelanjutan ini, ITDC menargetkan The Nusa Dua tetap menjadi destinasi unggulan Bali, kebanggaan nasional, serta ruang publik premium yang memberikan manfaat nyata bagi wisatawan, masyarakat lokal, dan perekonomian daerah. (*)

 

#InJourney Tourism Development Corporation (ITDC)

Index

Berita Lainnya

Index