inDrive berhasil mempertahankan posisi sebagai aplikasi ride-hailing nomor dua di dunia. Di Indonesia, jumlah pengguna mencatat pertumbuhan dua digit pada 2026.
Transportasi Media - Platform layanan transportasi digital, inDrive, berhasil mempertahankan posisinya sebagai aplikasi ride hailing dengan jumlah unduhan terbanyak kedua di dunia selama empat tahun berturut-turut menurut laporan Sensor Tower. Selain prestasi global, inDrive juga mencatat pertumbuhan pengguna dua digit di pasar Indonesia pada tahun 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.
Pencapaian ini memperkuat posisi inDrive di industri transportasi digital global, di mana aplikasi ini kini menempati peringkat keempat dalam kategori travel, naik dari posisi kelima pada tahun lalu. Hingga saat ini, aplikasi tersebut telah diunduh lebih dari 400 juta kali dan beroperasi di 48 negara serta lebih dari 1.000 kota.
Kesuksesan inDrive tidak lepas dari model bisnis unik yang menawarkan harga berbasis negosiasi langsung antara pengemudi dan penumpang. Pendekatan ini dinilai lebih transparan dan adil karena memberikan kebebasan memilih serta fleksibilitas bagi kedua belah pihak.

Country Manager inDrive Indonesia, Rio Aristo, menyatakan bahwa capaian ini merupakan bukti kepercayaan masyarakat terhadap layanan mereka. "Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang adil dan transparan, sekaligus memberikan pilihan yang lebih fleksibel bagi pengguna dan mitra pengemudi sesuai kebutuhan pasar lokal," ujar Rio.
Sepanjang tahun 2025, inDrive telah melakukan ekspansi layanan secara agresif dengan menghadirkan fitur transportasi antar kota, layanan kurir, pengantaran bahan pokok, hingga layanan keuangan. Langkah ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk bertransformasi menjadi super app yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan harian pengguna dalam satu platform.
.jpg)
Untuk mendukung kenyamanan pengguna, inDrive juga mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan analitik lanjutan. Teknologi ini digunakan untuk memberikan estimasi waktu perjalanan yang lebih akurat serta pengalaman layanan yang lebih personal bagi konsumen.
Laporan Sensor Tower menunjukkan bahwa tren super app menjadi pendorong utama pertumbuhan industri di pasar berkembang, yang sejalan dengan strategi adaptasi inDrive di Indonesia. Dengan penguatan solusi mobilitas yang fleksibel, inDrive berupaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan pengguna dan kesejahteraan mitra pengemudi. (*)
