Transportasimedia.com - Batam Aero Technic (BAT), pusat perawatan pesawat (Maintenance, Repair & Overhaul/MRO) yang merupakan bagian dari Lion Group, akan tampil di ajang bergengsi MRO Asia-Pacific 2025 yang digelar pada 16–18 September 2025 di Singapore Expo Convention & Exhibition Centre, Hall 3 – Booth 1169.
Pameran ini merupakan perayaan 25 tahun penyelenggaraan MRO Asia-Pacific sebagai forum industri MRO terbesar di kawasan Asia Pasifik. Bagi BAT, kehadiran ini menjadi momentum strategis untuk menegaskan eksistensinya sebagai penyedia layanan MRO berkelas dunia dengan fasilitas dan SDM unggulan anak bangsa.
Komitmen Mendukung Industri Aviasi Global
Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic Lion Group, menjelaskan bahwa partisipasi BAT di ajang internasional ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam memperluas jaringan global, membangun kolaborasi strategis, dan membagikan keahlian untuk mendukung kemajuan industri penerbangan secara berkelanjutan.
Dari Batam untuk Dunia
Sejak berdiri, Batam Aero Technic telah berkembang menjadi salah satu pusat MRO terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara. Berlokasi strategis di Batam, fasilitas ini melayani berbagai jenis pesawat dari narrow body hingga wide body dengan layanan seperti:
- Perawatan ringan dan berat (line maintenance & base maintenance)
- Modifikasi dan perbaikan kabin
- Perawatan mesin, landing gear, komponen avionik dan mekanik
- Pengecatan pesawat (painting) dan dukungan engineering
Seluruh layanan BAT telah memenuhi standar keselamatan dan kualitas internasional, serta didukung oleh tenaga ahli berpengalaman dan teknologi modern. Hal ini menjadikan BAT mitra terpercaya bagi maskapai nasional maupun internasional.
Dampak Positif untuk Industri dan Ekonomi Nasional
BAT tidak hanya berkontribusi terhadap efisiensi operasional maskapai dengan menyediakan layanan MRO terintegrasi, namun juga mendukung penghematan biaya dan waktu melalui kemandirian industri perawatan pesawat dalam negeri.
Di sisi lain, BAT juga memberikan dampak sosial-ekonomi, mulai dari penciptaan lapangan kerja teknis dan non-teknis, peningkatan kompetensi SDM melalui pelatihan dan sertifikasi, hingga kontribusi terhadap pertumbuhan sektor aviasi nasional.
“BAT memperkuat posisi Batam sebagai pusat industri aviasi kompetitif di Asia Tenggara dan membawa nama Indonesia ke panggung global,” tegas Danang. (*)
