Memperkuat Poros Asia–Eropa, Singapore Airlines Layani Rute Langsung ke Belgia, Inggris, dan Tiongkok

Memperkuat Poros Asia–Eropa, Singapore Airlines Layani Rute Langsung ke Belgia, Inggris, dan Tiongkok
Singapore Airlines kembali membuka rute langsung ke Brussels setelah 20 tahun dan meluncurkan penerbangan nonstop ke London Gatwick, dan Beijing Daxing memperkuat jaringan Eropa, Asia dan konektivitas globalnya. (Dok. Singapore Airlines)

Singapore Airlines kembali membuka rute langsung ke Brussels setelah 20 tahun dan meluncurkan penerbangan nonstop ke London Gatwick, serta rute harian ke Bandara Beijing Daxing guna memperkuat jaringan konektivitas globalnya.

Transportasi Media - Setelah lebih dari dua dekade absen, Singapore Airlines (SIA) kembali menorehkan jejaknya di langit Eropa dengan membuka rute penerbangan langsung Singapura–Brussels, pada 5 April 2024 lalu, maskapai nasional Singapura ini akan menghubungkan Asia Tenggara dengan ibu kota Belgia, menandai babak baru dalam strategi ekspansi jaringannya di kawasan Eropa.

Rute Singapura–Brussels akan dilayani empat kali per minggu menggunakan pesawat jarak jauh Airbus A350-900, armada andalan SIA untuk penerbangan antarbenua. Pesawat ini menawarkan total 253 kursi dalam tiga kelas kabin—Business Class, Premium Economy Class, dan Economy Class—yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelancong bisnis maupun wisatawan jarak jauh.

 

 

Bukan Sekadar Penambahan Destinasi

Pembukaan rute ini bukan sekadar penambahan destinasi. Brussels memiliki posisi strategis sebagai pusat politik dan ekonomi Eropa. Selain menjadi ibu kota Belgia, kota ini juga merupakan pusat pemerintahan Uni Eropa, markas NATO, serta Sekretariat Benelux. Dengan produk domestik bruto per kapita tertinggi di Belgia dan jaringan transportasi darat serta kereta api yang terintegrasi, Brussels kerap dijuluki sebagai “The Crossroads of Europe”.

Senior Vice President Marketing Planning Singapore Airlines, Dai Haoyu, menegaskan bahwa kembalinya SIA ke Brussels mencerminkan komitmen jangka panjang maskapai dalam memperkuat konektivitas antara Eropa dan Asia-Pasifik. Melalui Bandara Changi sebagai hub utama, penumpang dari Eropa dapat terhubung dengan lebih banyak destinasi di Asia, Australia, dan sekitarnya.

 

 

Tak berhenti di Belgia, Singapore Airlines juga memperluas jangkauannya di Inggris dengan meluncurkan layanan penerbangan nonstop perdana Singapura–London Gatwick mulai Juni 2024. Rute ini akan dioperasikan lima kali per minggu, kembali menggunakan Airbus A350-900 jarak jauh dengan konfigurasi kabin yang sama.

Kehadiran rute Gatwick meningkatkan total frekuensi penerbangan Singapore Airlines ke London menjadi 33 penerbangan per minggu. Saat ini, SIA telah melayani Bandara Heathrow hingga empat kali sehari serta mengoperasikan penerbangan ke Manchester, menjadikan Inggris sebagai salah satu pasar terpenting dalam jaringan Eropa maskapai tersebut.

Bandara London Gatwick dinilai sebagai pintu gerbang strategis bagi kawasan Tenggara Inggris. Konektivitas transportasi darat yang luas, termasuk jaringan kereta api langsung ke pusat kota London dan berbagai simpul transportasi utama, memberikan kemudahan bagi penumpang untuk melanjutkan perjalanan bisnis maupun wisata.

Pihak pengelola Bandara Internasional London Gatwick, menyambut positif kehadiran Singapore Airlines. Rute baru ini menurut pengelola Bandara Internasional London Gatwick mempererat hubungan ekonomi, pariwisata, dan bisnis antara Inggris dan Singapura, sekaligus memperluas pilihan penerbangan jarak jauh bagi pelancong internasional.

Dengan dibukanya rute Brussels dan London Gatwick, jumlah destinasi Eropa dalam jaringan Singapore Airlines meningkat menjadi 14 kota. Langkah ini menegaskan posisi SIA sebagai salah satu maskapai global yang secara konsisten memperkuat poros Asia–Eropa, menjahit kembali konektivitas lintas benua melalui layanan premium dan jaringan penerbangan strategis.

 

 

Perluas Akses ke Tiongkok

Di tengah pemulihan dan pertumbuhan kembali industri penerbangan global, SIA melangkah lebih jauh ke jantung Tiongkok dengan meluncurkan layanan penerbangan harian Singapura–Bandara Internasional Beijing Daxing mulai 11 November 2024 lalu. Rute ini menjadi penanda penting strategi SIA dalam memperkuat posisinya di salah satu pasar penerbangan terbesar di dunia.

Terletak di selatan Beijing, Bandara Internasional Beijing Daxing dikenal sebagai salah satu bandara terbesar dan termodern di dunia. Lokasinya memberikan akses yang efisien ke kawasan Beijing, Hebei, dan Tianjin, wilayah metropolitan utama yang terhubung melalui jaringan jalan raya, kereta bawah tanah, dan kereta api berkecepatan tinggi. Kawasan ini juga kaya akan situs warisan budaya dunia yang menjadi magnet bagi wisatawan internasional.

Ekspansi ini turut memperkuat jaringan Grup Singapore Airlines, yang mencakup maskapai layanan penuh SIA dan anak usaha berbiaya rendah Scoot. Secara keseluruhan, grup ini akan melayani 24 destinasi di Tiongkok Daratan, mencerminkan komitmen jangka panjang terhadap pasar Asia Timur yang strategis.

Rute Singapura–Beijing Daxing dioperasikan menggunakan Boeing 787-10, pesawat berbadan lebar yang menawarkan 36 kursi Kelas Bisnis dan 301 kursi Kelas Ekonomi, menghadirkan kenyamanan dan efisiensi bagi penumpang jarak menengah hingga jauh.

“Tiongkok merupakan pasar utama bagi Grup SIA. Menurutnya, layanan harian ke Beijing Daxing memungkinkan SIA menawarkan lebih banyak pilihan penerbangan ke Beijing, destinasi yang terus menjadi pusat kegiatan bisnis, pemerintahan, dan pariwisata,” imbuh Dai Haoyu. 

Dari sisi pengelola Bandara Internasional Beijing Daxing, menyambut kehadiran Singapore Airlines sebagai maskapai asing pertama yang mengoperasikan layanan langsung dari Daxing ke Singapura. Pengelola Bandara Internasional Beijing Daxing optimistis rute ini akan membuka peluang baru dan memperkuat konektivitas udara antara kedua negara. (*)

#Singapore Airlines

Index

Berita Lainnya

Index