Adani dan Embraer Bangun Lini Perakitan Akhir E175 untuk Program RTA India

Adani dan Embraer Bangun Lini Perakitan Akhir E175 untuk Program RTA India
Dengan rencana pembangunan FAL E175, India berpotensi meningkatkan posisi strategisnya dalam rantai pasok industri dirgantara global sekaligus mempercepat visi kemandirian aviasi nasional. (Dok. Embraer)

 

Adani Defence and Aerospace dan Embraer menandatangani MoU lanjutan untuk membangun Final Assembly Line E175 di India. Proyek ini mendukung program Regional Transport Aircraft (RTA) dan konektivitas UDAN.

Transportasi Media - Adani Defence and Aerospace dan Embraer menyepakati penguatan kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) lanjutan untuk membangun Final Assembly Line (FAL) pesawat regional E175 di India.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Presiden dan CEO Embraer, Francisco Gomes Neto, serta Direktur Adani Defence & Aerospace, Jeet Adani, disaksikan langsung oleh Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Menteri Perdagangan dan Industri India Piyush Goyal.

Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari MoU awal yang ditandatangani pada Januari 2026 dan menjadi bagian dari peta jalan pengembangan ekosistem pesawat Regional Transport Aircraft (RTA) terintegrasi di India.

Dukung Visi RTA dan Program UDAN

Kerja sama industri ini bertujuan membangun ekosistem manufaktur E175 di India, mencakup produksi pesawat, rantai pasok, layanan purna jual (aftermarket), pelatihan pilot, hingga pengamanan pesanan untuk mendukung operasional FAL.

Jeet Adani menyatakan bahwa aviasi regional menjadi tulang punggung ekspansi ekonomi India, terutama dengan adanya program konektivitas regional seperti UDAN yang mendorong akses penerbangan ke kota Tier-2 dan Tier-3.

Sementara itu, Presiden & CEO Adani Defence & Aerospace, Ashish Rajvanshi, menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat kemandirian industri penerbangan India serta menciptakan lapangan kerja berkeahlian tinggi.

India Butuh 500 Pesawat Regional

India, sebagai salah satu pasar penerbangan dengan pertumbuhan tercepat di dunia, diperkirakan membutuhkan sedikitnya 500 pesawat di segmen 80–146 kursi dalam 20 tahun ke depan. Permintaan ini didorong oleh kebutuhan konektivitas regional dan rute jarak pendek yang lebih efisien.

Embraer E175 sendiri merupakan jet regional berkapasitas hingga 88 penumpang yang telah terbukti secara global dalam operasional frekuensi tinggi dan efisiensi bahan bakar.

Pesawat ini dinilai cocok untuk membuka peluang pasar baru (blue ocean) di kota-kota yang belum terlayani optimal oleh pesawat berbadan lebih besar, sekaligus mendukung percepatan pertumbuhan transportasi udara domestik India.\

Perkuat Hubungan Strategis India–Brasil

MoU ini juga mencerminkan penguatan hubungan strategis antara India dan Brasil di sektor dirgantara. Embraer saat ini telah memiliki jejak kuat di India, dengan hampir 50 unit pesawat dan 11 tipe pesawat beroperasi di segmen komersial, pertahanan, dan bisnis.

Adani Defence & Aerospace sendiri dikenal sebagai pemain swasta terintegrasi terbesar di sektor pertahanan dan dirgantara India, dengan kapabilitas di bidang manufaktur pesawat, UAV, avionik, sistem persenjataan, hingga MRO (maintenance, repair and overhaul). (*)

 

 

#Embraer

Index

Berita Lainnya

Index