Wuling Mitra EV hadir di GIICOMVEC 2026 sebagai kendaraan niaga listrik dengan kapasitas besar, efisiensi tinggi, dan fitur lengkap untuk mendukung bisnis modern.
Transportasi Media - Wuling menghadirkan kendaraan niaga listrik terbarunya, Wuling Mitra EV, dalam ajang GIICOMVEC 2026 yang berlangsung pada 8–11 April 2026 di JIExpo Kemayoran.
Kehadiran Mitra EV menjadi bagian dari upaya Wuling dalam menjawab kebutuhan kendaraan operasional bisnis yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Model ini dirancang untuk mendukung aktivitas logistik dengan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional.
Wuling Mitra EV dibekali baterai berkapasitas 41,9 kWh berbasis Lithium Iron Phosphate (LFP), yang menawarkan efisiensi energi optimal untuk penggunaan harian. Teknologi ini memungkinkan kendaraan beroperasi secara stabil sekaligus menekan biaya energi bagi pelaku usaha.
Dari sisi fungsionalitas, kendaraan ini memiliki kapasitas kargo hingga 6,5 meter kubik, memungkinkan pengangkutan barang dalam volume besar dalam satu perjalanan. Untuk mendukung kemudahan operasional, Mitra EV dilengkapi pintu geser ganda serta pintu belakang dengan bukaan hingga 270 derajat, sehingga proses bongkar muat menjadi lebih fleksibel dan efisien.
Selain itu, Wuling juga menyematkan berbagai fitur keselamatan dan kenyamanan, seperti Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brakeforce Distribution (EBD), serta airbag. Tersedia pula beberapa mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional.
Ajang GIICOMVEC 2026 sendiri menjadi platform bagi pelaku industri kendaraan komersial untuk memperkenalkan inovasi terbaru. Tidak hanya kendaraan, pameran ini juga menghadirkan berbagai produk pendukung seperti filter, ban, GPS tracker, pelumas, hingga suku cadang.
Dengan hadirnya Mitra EV, Wuling memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik nasional, khususnya di segmen kendaraan niaga. Inovasi ini diharapkan dapat mendorong transformasi sektor logistik menuju sistem yang lebih efisien dan berkelanjutan di Indonesia. (*)
