Setiap Jumat Tanpa BBM, PLN Galakkan Transportasi Hijau

Setiap Jumat Tanpa BBM, PLN Galakkan Transportasi Hijau
Dok Istimewa

Transportasimedia.com| PT PLN (Persero) resmi meluncurkan gerakan Clean Energy Day sebagai langkah strategis dalam mendorong transformasi menuju transportasi ramah lingkungan dan budaya kerja berkelanjutan. Program yang mulai diberlakukan pada 10 April 2026 ini mengajak seluruh insan PLN di berbagai wilayah Indonesia untuk menggunakan moda transportasi rendah emisi setiap hari Jumat, sebagai upaya konkret menekan konsumsi energi fosil dan mengurangi jejak karbon perusahaan.

Peluncuran inisiatif ini merupakan tindak lanjut atas arahan pemerintah dalam mengoptimalkan efisiensi energi di tengah tekanan geopolitik global yang memengaruhi sektor energi. Clean Energy Day sekaligus menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memimpin transisi energi nasional, tidak hanya melalui penyediaan listrik berbasis energi bersih, tetapi juga lewat perubahan perilaku internal perusahaan.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar imbauan simbolis, melainkan perubahan mendasar dalam pola pikir dan kebiasaan kerja. Dengan melibatkan lebih dari 37 ribu pegawai, PLN menargetkan terciptanya budaya kolektif yang lebih efisien, hijau, dan berkelanjutan.

“Clean Energy Day adalah wujud nyata komitmen kami dalam menjalankan arahan pemerintah sekaligus membangun budaya kerja baru yang adaptif terhadap tantangan zaman. Dengan semangat gotong royong, kami optimistis program ini mampu menekan konsumsi bahan bakar minyak serta menurunkan emisi karbon secara signifikan,” ujar Didi, dikutip Selasa (14/4/2026).

Dalam implementasinya, PLN menerapkan kebijakan “Parkir Kendaraan Tanpa Bahan Bakar” setiap hari Jumat di seluruh unit kerja. Pegawai didorong beralih ke transportasi umum seperti KRL, MRT, LRT, dan BRT, menggunakan kendaraan listrik, bersepeda, atau berjalan kaki. Langkah ini menjadi simbol sekaligus praktik nyata dalam mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan berbahan bakar fosil.

Tak hanya menyasar sektor transportasi, program ini juga mencakup efisiensi operasional perusahaan. PLN memangkas perjalanan dinas hingga 50–70 persen dan mengoptimalkan rapat koordinasi secara virtual guna menekan konsumsi energi sekaligus meningkatkan produktivitas kerja.

Untuk memastikan efektivitas program, PLN mengintegrasikan Clean Energy Day ke dalam aplikasi internal perusahaan. Melalui sistem tersebut, aktivitas perjalanan pegawai dapat tercatat secara otomatis dan dimonitor secara real-time. Data ini menjadi dasar evaluasi sekaligus pemberian apresiasi bagi individu maupun unit kerja dengan tingkat partisipasi tertinggi.

Pada pelaksanaan perdana, Clean Energy Day berhasil mencatat penurunan emisi karbon sebesar 28,6 ribu kilogram CO₂ atau rata-rata 2,9 kilogram per pegawai. Selain itu, konsumsi bahan bakar minyak berkurang sekitar 12.400 liter dengan efisiensi biaya energi mencapai lebih dari Rp150 juta dalam satu hari.

PLN menilai capaian awal ini sebagai sinyal positif bahwa perubahan kecil yang dilakukan secara kolektif dapat memberikan dampak besar. Ke depan, perusahaan berharap Clean Energy Day tidak hanya menjadi program internal, tetapi juga menginspirasi sektor lain dan masyarakat luas untuk beralih ke gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

#transportasi ramah lingkungan

Index

Berita Lainnya

Index