Transportasi Media | Anggota Komisi XII DPR RI, Irsan Sosiawan mengungkapkan bahwa kesiapan distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke daerah terpencil, terutama wilayah yang terdampak bencana di Sumatra, perlu menjadi perhatian menjelang arus mudik dan perayaan Idulfitri. Hal tersebut ia ungkapkan di dalam kegiatan di Cilegon, Banten, dikutip pada Selasa, (14/04/2026).
Menurut Irsan, kebutuhan energi di wilayah terpencil maupun daerah pascabencana harus menjadi fokus pemerintah dan operator distribusi energi agar masyarakat tetap mendapatkan akses BBM secara memadai. Ia menilai hal ini penting mengingat periode menjelang Idulfitri biasanya diikuti peningkatan mobilitas masyarakat yang berdampak pada kenaikan konsumsi BBM.
“Terutama daerah-daerah yang memang agak terpelosok, seperti wilayah di Aceh dan beberapa bagian Sumatra. Itu harus segera diantisipasi persiapan stok BBM-nya,” ujar Irsan.
Ia menjelaskan bahwa lonjakan mobilitas selama musim mudik berpotensi meningkatkan konsumsi BBM sekitar 20 hingga 30 persen dibandingkan hari normal. Kondisi tersebut membuat kesiapan distribusi energi, khususnya ke wilayah dengan akses terbatas, menjadi faktor penting agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.
Irsan menilai pemerintah bersama pihak terkait telah mulai melakukan penataan dan persiapan untuk menjaga ketersediaan BBM. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa implementasi di lapangan perlu dijaga secara konsisten agar distribusi energi dapat menjangkau seluruh wilayah.
“Persiapan ini saya lihat sudah dilakukan. Tinggal implementasinya saja harus benar-benar dijaga agar semua yang diharapkan bisa tercapai,” kata politisi Partai NasDem tersebut.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa peningkatan konsumsi BBM menjelang Idulfitri tidak hanya terjadi di daerah tujuan mudik, tetapi juga di jalur distribusi serta wilayah yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama periode libur panjang.
Oleh karena itu, Irsan berharap koordinasi antara pemerintah, operator energi, dan pihak terkait dapat terus diperkuat guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil dan wilayah terdampak bencana di Sumatra.
Ia menilai langkah antisipatif tersebut diperlukan agar kebutuhan energi masyarakat menjelang Idulfitri dapat terpenuhi tanpa menimbulkan gangguan pasokan di berbagai daerah.
